Kamis, 25 Desember 2014

Renungan Jiwa 25 desember 2014

"Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh."
Manusia diciptakan Tuhan dengan kesempurnaanya sebagai mahluk spiritual yang mempunyai akal budi dan kehendak bebas. Kita sangat bersyukur terlahir sebagai manusia, menjadi mahluk sosial yang mempunyai kemampuan untuk mampu hidup selaras dan harmonis dengan manusia lainnya. Tidak seperti hewan yang bersaing dengan hewan lainnya untuk mempertahankan hidup. Tetapi ternyata tidak semua orang dapat mensyukuri kodratnya terlahir menjadi manusia.
Manusia diciptakan oleh Tuhan dan kita semua meyakini kebenaran ini. Mempunyai kesamaan yang mendasar sebagai manusia yaitu dengan tubuh yang mempunyai fungsi tubuh yang sama walaupun bentuknya tidak sama persis karena faktor genetik yang berbeda, misalnya warna kulit, bentuk hidung, mata, dan lain sebagainya.
Perbedaan yang kecil dan beraneka ragam ini tidak membedakan identitas kita sebagai manusia karena kita mempunyai lebih banyak persamaan didalam tubuh fisik ini. Persamaan fisik kita membuat kita nyaman bersosialisasi dengan sesama manusia lainnya.
Dalam kesatuan utuh tubuh kita ini kita akan lebih kuat dalam menjalani kehidupan ini, tetapi apabila tubuh kita tercerai berai maka kita tak lagi mampu menjalankan kehidupan ini dengan baik.
Contoh diatas sebenarnya suatu contoh yang baik dalam proses kehidupan kita, sesuatu yang utuh atau bersatu akan jauh lebih kuat dari pada yang tercerai-berai.
Ketika kita menyadari sebagai manusia yang diciptakan Tuhan, jadikanlah persamaan untuk menyatukan, jangan melihat perbedaannya karena itu akan mencerai-beraikan kita.
Hukum alampun menyatakan, yang sejenis akan saling tarik menarik, yang tidak sejenis akan saling bertolakan.
Untuk mendapatkan kehidupan yang harmonis dialam ini, terapkanlah hukum alam dengan senantiasa mencari kesejenisan atau persamaan dengan orang lain, jangan selalu mencari-cari perbedaan dengan yang lainnya.
Luangkan waktu untuk merenungkan kejadian dalam kehidupan kita. Amati kembali hidup kita, dan lihatlah ketika ada masalah dengan orang lain pasti karena kita melihat hal yang berbeda dengan mereka. Perbedaan adalah sumber permasalahan seluruh kehidupan manusia.
Dalam setiap kondisi cobalah untuk mencari persamaan atau kesejenisan kita dengan hal yang kita temui. Jika kita dapat melihat persamaan kita dengan mereka, maka kita akan dapat bertoleransi dengan mereka.
Dengan fokus pada perbedaan kita akan mempunyai prasangka buruk dan berpikiran negatif, tetapi fokus dengan persamaan akan menimbulkan kedamaian dan pikiran positif.
Lihatlah kesejenisan atau persamaan dengan orang lain maka kita akan mampu saling menghargai satu sama lain.
Ingatlah " Bersatu kita teguh , bercerai kita runtuh. "
Persamaan akan menciptakan kesatuan , perbedaan akan menciptakan kehancuran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar