
"Elo yakin mau nembak duluan?” lanjut Joan, raut wajahnya terlihat ragu.
“Yakin. Apa salahnya cewek nembak duluan? Gue enggak bakal tahu gimana perasaan Kevin sama gue kalo gue enggak nanya ke dia, kan?” sahut Lalas tanpa ragu.
Joan menghela napas panjang. Sekali lagi ia pandangi mata Lalas lekat-lekat. Ia sendiri tak mampu mendefinisikan apa yang ia rasakan saat ini. Antara kagum dan nelangsa melihat tekad Lalas yang nekat ingin menyatakan perasaannya pada sosok cowok idamannya, Kevin Adlair. Suatu hal yang sampai dunia kiamat pun rasanya tak akan pernah berani dilakukan Joan.
***
“Aku cinta kamu, Kev!”
Kalimat itu meluncur cepat dari mulut Lalas. Hening. Tak ada jawaban dari cowok berperawakan tinggi langsing yang duduk di hadapannya itu. Kevin Adlair urung mengangkat gelas minumannya, ia menatap Lalas dengan kening berkerut. Sementara Lalas sibuk mengatur irama jantungnya yang memburu. Tidak mudah baginya mengucapkan tiga kata itu. Ia butuh waktu satu tahun mengumpulkan keberaniannya menyerukan kalimat itu. Ya, satu tahun. Waktu yang sangat lama.
***
Ditolak itu menyakitkan. Apalagi jika disertai kata-kata yang membuat hati panas. Itu yang dirasakan Lalas. Cintanya ditolak Kevin Adlair, cowok satu sekolah yang menurutnya mirip Kim Hyun Joong idolanya. Joan juga merasakan sakit hati ditolak Daniel Youngblood cowok blasteran Inggris yang menurutnya mirip Zack Efron idolanya. Diam-diam Lalas dan Joan merencanakan pembalasan. Bukan pembalasan penuh kemarahan, tetapi pembalasan manis yang elegan.
Kehadiran seorang murid baru pindahan dari Singapura sempat mengacaukan persahabatan Lalas dan Joan. Baru kali itu mereka menyukai cowok yang sama, setelah sekian lama mereka menyukai tipe cowok yang berbeda. Untunglah mereka segera sadar, bahwa persahabatan lebih berharga dari apa pun.
Siapa sangka, Lalas dan Joan memiliki pengagum rahasia, dua cowok keren yang ideal sebagai pasangan dansa di acara perpisahan sekolah. Namun tak mudah mewujudkan harapan itu. Mereka harus menghadapi gangguan Genk Pinky Barbie, tiga cewek sok cantik yang merasa paling pantas mendapatkan cowok terpopuler di sekolah.
Kembali Lalas dan Joan memadukan kekuatan. Sweet revenge plan harus dilaksanakan secara brilian dan penuh keberanian…
Apakah ada cinta yang sempurna?
Novel ini berkisah tentang persahabatan dua cewek yang berbeda dalam segala hal. Mulai dari berbeda secara fisik, yang satu tinggi gede, yang satu tinggi kurus, yang satu hobi diet, yang satu bebas makan apa saja tanpa perlu khawatir berat badannya bertambah. Yang satu ngefans sama artis Korea, yang satu suka banget aktor Hollywood. Yang satu suka banget mi ayam, yang satu suka bakso, yang satu kursus bahasa Mandarin, satunya kursus bahasa Perancis, yang satu agak feminin, yang satu tomboi banget. Kesamaan mereka hanya satu, sama-sama suka nulis. Karena itu keduanya terlibat dalam ekskul mading sekolah.
Biasanya mereka punya cowok idaman yang berbeda. Tapi apa yang terjadi saat keduanya naksir cowok yang sama? Haruskah mereka mengorbankan persahabatan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar