Selasa, 13 Mei 2014

Hidup merupakan proses pembelajaran karakter

Renungan jiwa 13 mei 2014

Makna hidup bukan hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan fisik belaka yaitu kebutuhan akan sandang, pangan, dan papan. Proses hidup merupakan proses pendewasaan jiwa kita dari pemebelajaran karakter. Pembentukan karakter manusia tidak hanya dimulai dari kehidupan saat ini saja, tetapi sudah mulai terbentuk dari proses kehidupan sebelumnya.

Setiap hari dalam hidup kita selalu diisi oleh kejadian-kejadian yang memaksa kita untuk mampu menghadapinya dengan tegar, walaupun kadang kala membuat kita putus asa karena merasa terbebani dengan hidup ini. Dari masa anak-anak hingga masa tua rasanya pikiran kita selalu terus berputar yang membuat kita lelah. Bagaimana cara kita memahami hidup ini?

Kita dilahirkan untuk memahami jati diri kita dan mencari jalan untuk pulang. Proses diluar diri kita merupakan warna warni kehidupan yang mengiringi jalan kita, dan proses yang sesungguhnya terdapat didalam diri kita yaitu proses pembelajaran karakter.
Di dalam kehidupan bermasyarakat kita akan melihat orang-orang yang yang sabar, bertoleransi, bijaksana, penuh kedamaian akan sukses dalam menjalani kehidupannya dengan penuh kegembiraan dan kebahagiaan. Mereka nampak sangat bersahaja dan sangat bijaksana dalam menyikapi hidupnya bahkan selalu penuh dengan cinta. Bersama mereka kita akan merasakan radiasi energi kedamaian memancar dari diri mereka, sehingga kita terbuai dengan rasa yang membuat kita selalu rindu bersama mereka.
Mereka adalah orang- orang yang telah mampu mengolah rasa didalam diri mereka sehingga karakter baik didalam diri mereka menjadi kuat.
Orang-orang yang sudah mampu memahami karakter diri dengan baik, mereka selalu menjadi panutan atau tauladan bagi yang lainnya.

Banyak orang yang masih belum memahami mengapa mereka dilahirkan di dunia, mereka menjalani hidup hanya untuk memuaskan diri mereka saja, menyianyiakan hidup dengan kegiatan-kegiatan yang merugikan dirinya sendiri. Mereka membiarkan ego mereka mengatur hidup mereka sehingga mereka selalu berbenturan dengan orang lain dan ingin menang sendiri. Mereka tidak mau belajar untuk pembentukan karakter yang lebih baik sehingga kehidupan mereka sangat ruwet dan selalu bermasalah.
Kehidupan yang bagaimana yang hendak kita pilih?

Cobalah merenungi proses hidup kita sendiri, amati apa yang sudah kita lewati karena dari kejadian-kejadian yang kita alami kita akan tahu kwalitas diri kita sendiri. Banyak orang yang tidak mau menilai diri sendiri karena mereka terlalu sibuk menilai orang lain.

Pahamilah hidup kita merupakan pilihan diri kita sendiri tanpa tekanan dari luar. Jadi pilihlah untuk membuka diri dengan perubahan, belajarlah untuk membentuk karakter yang lebih baik, karena ini merupakan dasar untuk mendapat kwalitas hidup yang lebih baik.
Jangan malu untuk mengakui diri buruk, karena dengan mengetahui keburukan ini kita akan berupaya memperbaiki karakter kita menjadi lebih baik.

Orang yang sukses adalah orang yang memahami karakter diri mereka sendiri dan mampu menguatkan karakter yang baik didalam dirinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar