Renungan jiwa 16 - 03 - 2014
Setiap hari kita menjalani kehidupan ini dengan beragam kejadian. Ada yang menjalaninya dengan banyak penderitaan, kesedihan, ketegangan, kekecewaan, ada pula yang menjalani dengan penuh canda tawa, kedamaian dan kebahagiaan. Proses menjalani hidup ini ditentukan oleh bagaimana reaksi kita dalam menghadapi masalah yang datang, semua tergantung kepada pola pikir dan kesadaran masing-masing orang. Inilah proses pembelajaran dalam kehidupan yang sesungguhnya.
Banyak orang yang belum memahami bagaimana menghadapi kehidupan ini, mereka menjadi stress, depresi, putus asa bahkan sampai mempunyai keinginan menghabisi hidupnya karena beban hidup yang mereka rasakan sangat berat. Bagaiamana cara kita agar kita mampu menjalani semua proses hidup ini dengan baik?
Hidup kita saat ini adalah hasil dari pikiran yang kita ciptakan, jadi diri kita sendirilah yang menentukan kwalitas hidup yang akan kita pilih.
Kekuatan hukum alam inilah yang mengatur segala sisi kehidupan manusia yaitu hukum karma , hukum tabur tuai atau hukum sebab akibat. Pilihan hidup tergantung kepada bagaimana kita menciptakan hidup ini dengan pikiran kita. Dan sering kali kita salah berpikir sehingga hidup kita terlihat menjadi salah.
Hidup kita saat ini tidak bisa lepas dari hasil perbuatan masa lalu, kalau kita menemukan hal buruk dalam hidup kita saat ini sudah pasti dulu kita melakukan hal yang buruk, maka jika kita mampu memahami bekerjanya hukum karma ini tidak ada lagi penolakan akan hidup kita, kita akan belajar untuk menerima semua yang datang pada diri kita karena itulah yang kita tanam dulu. Dengan melepas penolakan kita akan belajar untuk menerima kehidupan ini apa adanya. Inilah yang seharusnya kita lakukan untuk menghadapi hidup yang sudah kita ciptakan dulu.
Untuk menciptakan hidup yang akan datang kita perlu belajar dari masa lalu, jangan hal yang buruk kita ulangi lagi sehingga hidup kita terus terpuruk. Hidup kita yang akan datang ditentukan oleh apa yang kita ciptakan hari ini dengan pikiran kita, jadi jangan sampai salah berpikir lagi. Oleh karena itu mulailah untuk mengendalikan pikiran, perkataan dan perbuatan kita dari sekarang karena hal inilah yang akan menentukan kwalitas hidup kita yang akan datang. Jika kita menanam hal yang baik saat ini maka kelak kita akan mendapat hal yang baik pula, kalau saat ini kita menanam yang buruk maka kelak pun kita akan mendapatkan hal yang buruk pula.
Hidup kita kelak ditentukan oleh apa yang kita tanam saat ini. Seseorang yang belum memahami hukum karma ini mereka akan selalu cemas akan masa depan, mereka takut menghadapi masa depan, mereka sudah stress terlebih dahulu memikirkan segala sesuatu di masa depan padahal hal itu belum tentu terjadi.
Orang yang bijaksana mereka tidak pernah cemas dan takut menghadapi masa depan karena mereka tahu dengan pasti bekerjanya hukum karma ini.
Untuk dapat memahami bekerjanya hukum karma ini, belajarlah ilmu energi karena energi tidak ada batas ruang dan waktu sehingga kita dapat melakukan pengukuran atas karma yang dahulu kita lakukan, kita pun dapat legowo menerima hasil karma yang harus kita terima saat ini karena kita tahu kapan kita menanamnya di masa lalu. Dan tentunya kita tidak perlu cemas menghadapi masa depan karena kita akan tahu bagaimana menanam yang baik saat ini.
Mulailah mengendalikan pikiran untuk terus positip karena energi mengikuti pikiran , tanpa disadari kekuatan pikiran kita lah yang menentukan kwalitas hidup kita.
Jika kita menanam pikiran positip saat ini maka hal yang positip pula yang akan kita tuai di masa depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar